Danau Moramo Konawe Selatan – Jelajah Sultra

Posted on

Bentang alam Kabupaten Konawe Selatan memang sangat memanjakan para wisatawan, khususnya para penggiat wisata minat khusus.

Selain potensi wisata bahari, wisata alam, dan wisata buatan, Kabupaten Konawe Selatan juga mempunyai kawasan hutan yang luas. 

Pulau hari, pantai namu dan air terjun moramo memang menjadi wisata andalan di Kabupaten Konsel yang sudah lama dikenal dikalangan traveller maupun masyarakat Sulawesi Tenggara.

Tak hanya itu, diketinggian kawasan hutan moramo ternyata mempunyai danau yang sangat unik dan aksesnyapun masih mudah untuk dijangkau.

Bagi penggiat alam atau wisatawan minat khusus, tentunya sangat senang dengan tantangan dan petualangan.

Dari hasil observasi tim jelajah sultra di lapangan, danau yang ada diatas permandian air terjun moramo mempunyai potensi tersendiri, yakni Danau di ketinggian.

Terdapat dua danau, danau pertama berada pada koordinat 4°13’45.04″S / 122°45’9.05″T di ketinggian 360 mdpl dan danau kedua berada pada titik koordinat 4°13’56.03″S / 122°45’35.91″T di ketinggian 353 mdpl.

Selama jalur pendakian, wisatawan akan melewati dua sungai, yaitu sungai osema dan sungai meretumbo.

Daya tarik dari danau pertama ini, jika dilihat dari atas, danau ini seperti mempunyai pulau kecil di tengahnya, dan dikelilingi air, cocok untuk mendirikan tenda dipinggir danau.

Walaupun dimusim kemarau, air dari danau ini masih tetap mengalir, diameter danau ini kurang lebih 450 meter.

Kemudian di danau kedua, disebut dengan nama danau salehan memiliki diameter 1.350 meter, ditumbuhi bunga teratai yang menutup ruas permukaan danau.

Di danau ini, ada beberapa rakit yang terbuat dari bambu yang bisa digunakan untuk mengamati sekeliling danau.

Kondisi hutan sekeliling danau masih sangat alami, dibuktikan dengan sungai-sungai yang masih tetap mengalir, banyaknya jenis burung yang mudah kita temukan saat tracking ke danau serta pohon-pohon berdiameter besar yang tersebar sepanjang jalan.

Kerapatan vegetasi di hutan moramo ini juga bisa dijadikan tempat belajar atau sebagai tempat penelitian satwa khas sulawesi, karakter hutannya mirip dengan hutan wolasi.

Bagi kalian yang ingin mengunjungi tempat ini, kamu bisa menghubungi Bapak Dn Suguna (081237050848) Beliau adalah salah satu pengelolah kawasan air terjun moramo dan juga sebagai pemandu lokal.

Kamu bisa menggunakan jasanya untuk mencari tau informasi danau atau menjadi pemandu.